Punya Luka, tapi Nggak Putus Asa

Katanya, setiap orang punya cerita. Tapi nggak semua cerita berakhir bahagia. 

Ada yang penuh tawa, ada yang penuh air mata. Ada yang harus jatuh berkali-kali sebelum bisa berdiri tegak lagi.

Aku juga punya luka. Nggak cuma satu. Ada yang dalam, ada yang samar. Kadang masih terasa perih kalau diingat, tapi aku belajar satu hal penting: luka itu bukan alasan untuk berhenti.

Dulu aku pikir, gagal sekali berarti aku nggak cukup hebat. Ditolak sekali berarti aku nggak layak. Tapi ternyata, semua luka itu ngajarin aku cara untuk tetap jalan. Pelan-pelan, meski tertatih.

 Karena hidup nggak menunggu kita siap. Dia jalan terus, dan kita cuma punya dua pilihan: nyerah, atau terus ikut jalan walau sambil nangis.

Dan aku pilih yang kedua.

Nggak apa-apa punya luka. Nggak harus sembuh total dulu buat bahagia. Yang penting, kita tahu arah dan nggak berhenti. 

Karena kadang, keberanian terbesar itu bukan tentang nggak pernah jatuh. Tapi tentang terus bangkit, meski masih sakit.

Jadi kalau kamu juga punya luka, tenang aja. Kita barisan orang kuat yang nggak kelihatan. Yang hatinya berantakan tapi masih bisa senyum. Yang jatuh berkali-kali tapi nggak pernah bilang "aku nyerah."

Karena kita tahu, harapan itu selalu ada. Bahkan di tengah gelap sekalipun.

pelan, tapi kita hebat karena masih bertahan.

pelan, tapi kita tetap upayakan.

pelan, asal kamu tetap jalan semua punya peluang sampai pada tujuan dan harapan.

Komentar